Tiga Hari Bicara Jurnalisme Keberagaman

SAYA PENASARAN saat teman satu kampus saya mengikuti Workshop Pers Kampus, bertajuk “Jurnalisme Keberagaman” di Malang, pada awal Juli 2013 silam. Pada pelatihan itu, ia berkesempatan meliput warga Sampang yang diusir dari kampung halaman mereka, lantaran menjadi korban provokasi konflik berdalih perbedaan keyakinan. Berbekal hasil liputan itu, teman saya menulis laporan features berjudul Kami Ingin Pulang[i].

Laporan itu memuat bagaimana warga Syiah Sampang di pengungsian, berusaha melupakan konflik di kampung halaman mereka. Mereka tak mau mengingat lagi bagaimana rumah mereka dibakar, keyakinan mereka diganggu, lantas dipaksa meninggalkan tanah Sampang. Mereka tak ingat lagi bagaimana anak-anak mereka, selama masa pemindahan menuju pengungsian, menangis dan bertanya, “Mengapa rumah kami dibakar?[ii]

Continue reading “Tiga Hari Bicara Jurnalisme Keberagaman”